Showing posts with label Perangkat Membaca. Show all posts
Showing posts with label Perangkat Membaca. Show all posts

Monday, May 28, 2012

Perangkat Membaca Saya: Penanda Typo


Ayo, berantas typo!!!

Beberapa teman dekat sudah mafhum bahwasanya ketika membaca saya memang menyukai mendaftar temuan-temuan salah ketik/salah tulis/salah tanda baca/janggal dalam suatu buku. Tentu saja, kejanggalan menurut saya, yang perlu dikonfirmasi ulang juga.

Tidak serta merta saya menikmati aktivitas ini. Ketika saya mulai gemar membaca, saya masih abai dengan adanya pelbagai kejanggalan teknis cetakan tersebut. Bahkan, saya baru tahu bahwa kejanggalan semacam itu dinamakan typo adalah beberapa waktu lalu, ketika saya sudah gabung-aktif menjadi anggota komunitas Goodreads Indonesia dan bertemu dengan banyak pembaca yang meskipun tidak begitu terganggu tetap saja merasa risih dengan adanya typo.

Niatan awal saya sih hanya sekadar sebagai pengingat bagi siapa pun yang terlibat dalam penerbitan suatu buku agar lebih baik pada penerbitan selanjutnya. Juga, dikarenakan sebuah buku dapat menjadi sarana pembelajaran dalam hal berbahasa, buku yang bersih-typo diharapkan dapat menghindarkan terjadinya salah kutip dan atau salah penggunaan bagi siapa pun. Kalau dalam fantasi saya, malah terlintas di benak bahwa ada/tiada typo bisa menjadi salah satu pertimbangan sebuah buku dimenangkan dalam suatu kompetisi penulisan/awarding. Asyik kan, jikalau suatu buku yang begitu memesona ceritanya juga didukung teknis cetakan yang sempurna?


Nah, saya sering memberikan daftar (hampir) lengkap temuan typo dalam suatu buku, berikut halamannya. Tentu saja, saya tidak dapat menghafal luar kepala tentang letak typo-typo tersebut. Sebagai alat bantu penanda typo saya menggunakan post-it. Sebelum menggunakan post-it, saya tak segan melipat halaman yang ada typo-nya, lalu tersadarlah saya, saya telah merusak buku koleksi saya sendiri. Kemudian saya beralih dengan metode mencatatnya dalam suatu kertas/buku tulis. Namun, hal tersebut menjadi tidak praktis karena saya harus membawa pula kertas/buku tulis/bolpoin terus ke mana-mana, mengingat saya juga suka membawa buku yang sedang saya baca ke mana pun.

Dan, sudah beberapa waktu belakangan ini, saya menggunakan post-it yang dari bahan mika/plastik. Awalnya pakai yang berbahan kertas, nyatanya malah gampang lepas dan mudah tertekuk. Untunglah, ketika beberapa kali mampir ke toko buku, dan mencari alternatif lain jenis post-it, saya pun menemukan post-it berbahan mika, saya memilihnya. Dan, memang lebih baik. Masalahnya, beberapa waktu ini, dari 4 toko buku yang saya biasa datangi, saya tidak lagi dengan mudah menemukan post-it transparan yang saya inginkan. Eh, kemarin ketika ikut hadir dalam bincang buku "Perkara Mengirim Senja: a tribute to Seno Gumira Ajidarma" yang diselenggarakan oleh Goodreads Indonesia di toko buku TMBookstore Depok Town Square, saya menemukan post-it favorit saya. Tak tanggung-tanggung, saya langsung memborong 6 buah! Yayyyyyyyyyy......






Sedang Dibaca: One Last Chance
Oiya, saat ini saya sedang membaca novel metropop keluaran terbaru berjudul One Last Chance karya Stephanie Zen. Sejauh ini sih, novelnya kocak nan menggemaskan, meskipun pada beberapa hal, sepertinya agak 'nanggung', tapi saya baru sampai halaman 100-an lebih dari total 287 halaman, jadi saya tak akan menilai lebih jauh sebelum menuntaskannya.


Baik, mari membaca, Kawan!